Sesuai janjiku pada postingan sebelumnya, ingin menuliskan seputar antologi (buku bersama) di Joeragan Artikel yang selalu menggelitik hati untuk diikuti. Beberapa antologiku hasil dari belajar di Joeragan Artikel. Banyak beberapa artikel yang terlewatkan karena bertabrakan dengan kelas lain. Jika aku menimba ilmu membutuhkan konsentrasi dan fokus yang tinggi agar hasilnya maksimal.
Awal aku mempunyai antologi, dimulai dari kelas antologi di Joeragan Artikel. Antologi perdanaku Cernak pada bulan Desember 2017 dan keluar buku pada bulan Februari 2018 dengan judul Payung Warna -Warni Seri 2. Satu tahun yang lalu antologi perdanaku terbit. Walaupun revisi di antologi perdana ini cukup banyak, sampai empat kali revisi (malu, deh) tetapi tidak menyurutkanku untuk ikut kelas antologi berikutnya.
Gambar : Koleksi JA
Gambar : Koleksi JA
Berbekal kelas Editor aku mencoba mengikuti antologi berikutnya dan ingin membuktikan di antologi berikutnya sudah lebih baik. Jadi tidak perlu revisi sebanyak empat kali, hehe.... Aku juga banyak sharing dengan peserta yang sudah lebih dulu mengenal literasi. Mereka care dan terbuka, tidak pelit ilmu. Aku jadi tidak merasa sungkan walaupun masih yunior. Dalam antologi ini bertemakan pernikahan beda suku atau negara. Persertanya dari berbagai macam daerah, pulau, dan negara. Seru, lucu, dan ada yang menyedihkan. Banyak kisah inspiratif dan hal positif yang bisa dipetik. Perbedaan itu bisa untuk menyatukan, bukan menyatukan dua jiwa tetapi menyatukan dua keluarga yang berbeda bahasa, adat, dan sebagainya. Antologi Dua Budaya Satu Cinta.
Gambar : Koleksi JA
Antologi berikutnya yaitu Antologi Kisah Shahabiyah. Ini antologi perdanaku menulis agak panjang. biasanya hanya sekitar 300 words tetapi di Antologi ini minimal 1.000 words dan mengambil kisah istri para Rosul yang diaplikasikan di dalam hidup kita masing-masing. Pasti sebelum menulis harus membaca detail. Kisah istri para Rosul mana yang paling sesuai dengan kisah hidup kita. Pesertanya membludak dan akhirnya dijadikanlah dua tema dan prosesnya cukup lama. Saat ini proses masih tahap ISBN. Dari kedua buku Kisah Shahabiyah, aku berada di buku tema pertama "Wanita Mulia yang Dirindukan Surga" tema kedua "Wanita Tangguh dan Pemberani yang Dirindukan Surga". Wajar saja proses buku ini tidak secepat antologi sebelumnya karena proses menulisnya juga tidak singkat, tetapi para peserta tetap dengan setia dan sabar menunggu. Ditunggu terbit buku penuh inspiratifnya ya, Smart Ladies.
Gambar : Koleksi JA
Antologi berikutnya yaitu Antologi Kisah Shahabiyah. Ini antologi perdanaku menulis agak panjang. biasanya hanya sekitar 300 words tetapi di Antologi ini minimal 1.000 words dan mengambil kisah istri para Rosul yang diaplikasikan di dalam hidup kita masing-masing. Pasti sebelum menulis harus membaca detail. Kisah istri para Rosul mana yang paling sesuai dengan kisah hidup kita. Pesertanya membludak dan akhirnya dijadikanlah dua tema dan prosesnya cukup lama. Saat ini proses masih tahap ISBN. Dari kedua buku Kisah Shahabiyah, aku berada di buku tema pertama "Wanita Mulia yang Dirindukan Surga" tema kedua "Wanita Tangguh dan Pemberani yang Dirindukan Surga". Wajar saja proses buku ini tidak secepat antologi sebelumnya karena proses menulisnya juga tidak singkat, tetapi para peserta tetap dengan setia dan sabar menunggu. Ditunggu terbit buku penuh inspiratifnya ya, Smart Ladies.
Gambar : Koleksi JA
Antologi yang pasti Smart Ladies suka membacanya dan tidak sabar praktek demi keluarga tercinta yaitu, Antologi Resep Makanan. Mulai dari snack dan gorengan, masakan. aneka roti dan kue, sampai aneka dessert. Lengkap menunya dan pastinya sederhana karena kita menulis resep tersebut yang menjadi makanan favorit keluarga. Jadi kita, para peserta menulis yang sering kita praktekkan. Tidak langsung menulis naskah resepnya tetapi menceritakan mengapa resep tersebut menjadi favorit keluarga, ekspresi, dan antusias anggota keluarga bila kita memasak menu tersebut. Rasa, aroma, dan teksturnya juga harus dituliskan serta nilai gizi dari menu tersebut. Jadi, tidak hanya buku resep makanan tetapi ada cerita unik dan seru di antara anggota keluarga. Panjang naskah pun harus 1.000 - 1.300 words. Sayang belum dapat menampilkan foto bukunya karena masih dalam proses lay out belum dapat dipublikasikan.
Sebenarnya selain antologi-antologi tersebut masih banyak lagi antologi yang ada di Joeragan Artikel. Ada antologi khusus profesi, seperti antologi khusus untuk para guru. Ada juga seputar
antologi puisi dan prosa, antologi fikmin, antologi the power of single mom, antologi my medical story yang mendapatkan apresiasi dari menteri kesehatan. Antologi khusus anak-anak juga ada, Cerita Anak Indonesia, Gerbong Warna Merah, Sekantung Permen Warna-Warni, dan Antolagi Aku Berani yang diikuti putriku. Biasanya antologi anak-anak akan diadakan saat bulan Ramadan tiba untuk mengisi kegiatan positif anak-anak sambil mengasah ketrampilan menulisnya.
Mengikuti kelas antolgi selain dapat untuk mensejarahkan kisah yang kita punya, juga dapat menjadi portofolio. Tingkatkan skill menulis dan selalu upgrade ilmu, yuk, para Smart Ladies. Belajar dan menimba ilmu secara online, seolah-olah Dunia hanya selebar
layar gawai. Interaksi tidak hanya dengan yang satu daerah tetapi lintas
pulau bahkan lintas negara.
Selamat menulis dan berkarya.
Salam Literasi!
Purwani W
Selamat menulis dan berkarya.
Salam Literasi!
Purwani W










