Minggu, 11 Maret 2018

Tiada Kata Terlambat Untuk Belajar.

💜  MENULIS  😍


                Setiap orang bisa menulis, dari menulis status di FB, blog, atau medsos yang lain. Apa arti menulis buatmu? Kalau bagi saya, menulis adalah bisa jadi meluapkan perasaan. Tapi perasaan bahagia saja yang akan saya bagi. Karena perasaan negatif hanya akan menambah perasaan orang yang membacanya kadang terbawa suasana sang penulis. Atau sering dikatakan baper.

               Nah kalau menulis yang happy tentu saja bagi yang membacanya juga akan merasakan hal yang sama. Menulis di status FB hampir saya lakukan setiap hari. Dulu sebelum mengikuti kelas training online menulis, semua yang ada di benak saya tuang di FB. Namun setelah mengikuti beberapa kelas dan bergabung di komunitas tulis menulis, saya paham, cukup yang bahagia saja yang di share.

              Seperti yang sudah saya sebutkan di tulisan sebelumnya, menulis adalah hobby saya. Setelah kelas online selesai, saya tidak berhenti sampai disitu. Saya terus mencari kelas lain dan msuk grup komunitas. Tujuannya, agar saya tidak patah semangat, untuk tetap menulis. Di komunitas setiap hari ada kesempatan menulis, berbagi, saling mendukung dan saling menyemangati.
Lebih membanggakan lagi ada karya. Walau baru sebatas antologi, tapi itulah yang baru bisa saya persembahkan. Target antologi perdana saya adalah anak-anak, generari penerus. Karena antologi perdana saya adalah antologi cerpen anak.

            Dengan menulis, saya berharap bisa memberi manfaat bagi yang membaca dan menjadi amal jariyah. Aaamiiin.


Antologi kedua saja sudah di depan mata, antologi parenting. Mari menulis yang baik dan bermanfaat bagi yang membacanya!!!



Sumber gambar : suwekklopedia.blogspot.com

Senin, 05 Maret 2018

Asyiknya Kelas Online Antologi Cerpen








           Kecintaanku pada tulis menulis sudah saya rasakan semenjak  duduk di bangku SMA. Waktu itu tahun 1994, saya mencoba mengirimkan sebuah cerpen remaja ke sebuah radio setempat. Cerpen pun diterima dan sempat mengudara. Namun tidak ada yang tahu kalau saya penulisnya. Karena waktu itu  memakai nama samaran atau nama pena. Namun hanya sebatas itu saya menulis, tidak ada kelanjutannya.

            Sampai akhirnya di penghujung tahun 2017 tepatnya di tanggal 17 Desember 2017, saya dikenalkan kelas online oleh teman. Training antologi kelas cerpen anak. Dari situ hobby saya mulai timbul kembali, bergabung bersama orang-orang yang sehobby semakin menyulut semangat belajar saya.

             Training online menulis itu, seru, asyik, dan yang jelas tidak menyita waktu, harus keluar rumah. Kita tetap bisa duduk manis di rumah, namun ilmu yang kita dapat sama dengan training offline. Teman pun bertambah dari seluruh Indonesia. Siapa saja bisa bergabung di group tersebut. Tidak semua yang ikut kelas tersebut, sudah lihai dalam tulis menulis. Semua belajar bersama, dimulai dari nol bagi yang pemula. Didukung dengan Guru yang sudah tidak diragukan kemampuannya membimbing dan mengajar. Beliau mentor sekaligus Kepala Sekolah Perempuan, yang berpusat di Bandung. Ibu Anna Farida. Cikgu Anna, kami biasa memanggilnya.

          Materi pertama berupa video seputar menulis cerpen anak yang tidak membosankan. Dijelaskan dari awal penentuan tema, tokoh sampai menemukan ending yang membuat penasaran pembaca. Dilanjutakn tanya jawab kemudian praktek.
Yang seru saat pembuatan draft cerpen, kurang lebih 2,5 halaman atau sekitar 700 karakter. Bagi yang pemula revisi bisa sampai tiga kali. Baik itu revisi kosa kata, tanda baca, dan lain-lain. Namun karena semangat ingin mempunyai buku bersama, semua bisa terlewati. Dengan bantuan admin sebagai editornya, yang cukup sabar dalam membimbing kami. Proses dari awal belajar sampai dikumpulkannya naskah cerpen siap terbit sekitar dua minggu.
               Tanggal 6 Januari 2018 semua naskah siap terbit sudah terkumpul ke admin. Kami lega karena walau masih pemula akhirnya bisa juga menerbitkan buku walau masih karya bersama. Antologi cerpan anak. Belajar bersama, berkarya bersama, tanpa ada gap antara pemula dan yang sudah mahir menulis. Suasana kompak dan kekeluargaan sangat terasa saat training online tersebut. Saling support diantara kami. Dan kami berlanjut ke komunitas tulis menulis untuk selalu menumbuhkan semangat menulis dan akhirnya bisa membuahkan karya-karya berikutnya.

             Akhir Februari, ada informasi jika buku antologi cerpen anak siap terbit. Karya bersama akhirnya bisa  dinikmati bersama. Dan buku siap cetak dan segera dikirim ke alamat masing-masing. Tampilan yang menarik dengan sampul warna-warni, dan  dengan gaya bahasa yang mudah dicerna anak-anak.