Rabu, 20 Februari 2019

Ilmu adalah Investasi Terbaik



     




         Pepatah mengatakan “Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri Cina” memang cocok untuk mengaplikasikan sebuah makna dari kata ilmu adalah investasi terbaik. Mengapa investai ilmu adalah terbaik? Karena dia tidak akan dapat ada yang mengambilnya atau hilang. Selama kita mempergunakannya dan berbagi, ilmu justru akan semakin berkembang. Ilmu juga tidak mengalami inflasi seperti investasi lainnya.

       Apalagi kalau ilmu itu akan dapat menghasilkan pundi-pundi penghasilan yang menggiurkan. Emak jaman now seperti aku sangat tertarik. Walaupun aku sebagai wanita karir tanpa asisten rumah tangga, tetapi setiap saat dapat menuntut ilmu. Asyiknya lagi ilmu yang aku peroleh tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi karena cukup dilakukan dari rumah dan bermodalkan gawai android yang berkuota.
         


       Belajar online via sosmed begitu mengasyikkan, masih bisa nyambi pekerjaan rumah. Ada yang belajar lewat grup whatsapp, facebook, maupun aplikasi telegram. Semuanya akan sangat nyaman saat belajar online. Tidak semua orang dapat masuk dalam grup tertutup tersebut dan saat materi akan disetting hanya admin yang dapat memposting materi berupa tulisan, gambar, maupun video. Biasanya grup materi dengan tugas akan dibedakan, jadi tidak akan tertimpa antara materi dan tanya jawab peserta training. Nyaman dan penuh konsentrasi, peserta tidak hanya dari Indonesia tetapi ada yang tinggal di negeri orang, lho... pasti nambah sahabat, kan?

     Training online ini banyak disediakan oleh Joeragan Artikel (JA) seperti yang aku ikuti. Aku seperti kecanduan mengikuti training-training online di JA. Kecanduan hal positif tidak akan membahayakan, justru sebaliknya. Setelah dua training Cernak di bulan Desember 2017 dan Januari 2018 Gampang Bikin Artikel aku selalu melirik training berikutnya. Aku merasa menemukan passionku setelah dua kali mengikuti training di JA tersebut.

     Selanjutnya karena ingin mengetahui lebih banyak seputar penulisan yang benar menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), aku mengikuti kelas Editor. Investasi menjadi nomor sekian karena ilmu yang didapatkan jauh lebih besar nilainya dari investasi tersebut. Apalagi jika sudah bertekad meng-upgrade ilmu agar daat mengikuti perkembangan yang ada. Tujuan ikut kelas Editor minimal dapat memperbaiki tulisan sendiri, kalau akhirnya bisa bergabung dengan tim editor ya, alhamdulillah. Pengalaman menulis antologi perdana yang hanya 300 words membutuhkan revisi sampai empat kali. Luar biasa awamnya aku saat itu. Maka tidak salah aku memutuskan ikut kelas editor.
   

 
           Merasa masih haus ilmu, setelah kelas Editor selesai aku pun melanjutkan belajar online masih di Joeragan Artikel yang terkait dengan penulisan. Yaitu Kelas Travel Writing, karena memang suka travelling jadi kesempatan ikut kelas ini juga untuk menulis pengalaman saat traveling dan review tempat wisata yang kusinggahi. Jalan-jalan juga dapat dijadikan bahan tulisan ya, Smart Ladie.



         Beberapa artikel telah aku tuliskan hasil dari kelas Gampang Bikin Artikel lantas ingin lebih tahu bagaimana membuat sebuah artikel menjadi viral. Ikutlah training Artikel Viral yang kebetulan waktu itu hanya 50K. Tanpa pikir panjang segera kuhubungi admin kelas tersebut. Keren banget ilmunya.
                                   


     Masih berkaitan dengan kelas menulis, aku mencoba melirik tulisan agar bisa dikirim ke media cetak bukan hanya ke media online. Kelas tersebut adalah kelas liputan atau reportase. Diajarkan detail bagaimana mendapatkan ide dan menjadikan sebuah acara sederhana menjadi berita yang menarik untuk diliput dan ditulis tentunya.



      Mencoba hal baru juga menjadi tantangan. Sebenarnya bukan hal baru, karena setiap hari kita berkecimpung dengan namanya pengelolaan keuangan. Merasa cashflow kurang sehat aku pun mengikuti kelas Financial For Mom. Kelihatan sepele tapi ini penting sekali untuk "kesehatan" keuangan kita.


         Kelas-kelas di Joeragan Artikel sungguh luar biasa. Materinya TOP BGT dengan mentor  sangat sabar dan gamblang dalam menyampaikan materi. Panduan PJ sangat membantu dalam tanya jawab di kelas. Jadi jangan ragu untuk berinvestai ilmu yang tidak ada matinya, apalagi jika ilmu itu kita manfaatkan sepanjang hidup kita dan kita wariskan terhadap anak cucu kita kelas, tiada pernah sirna ilmu tersebut.

Investai lewat ilmu siapa takut? Sangat setuju jika ilmu adalah investai terbaik saat ini.
Joeragan Artikel tempatnya menimba ilmu khusus untuk para perempuan.



Selanjutnya tunggu tulisanku berikutnya seputar antologi yang aku ikuti di Joeragan Artikel.

Sumber Gambar @ all : Koleksi JA

Salam Literasi.

3 komentar:

  1. Saya termasuk yang menunggu antologinya

    BalasHapus
  2. Masa sih Mbak Nitha? hehe... Tapi emang antologi di JA selalu keren sih, ya.

    Next antologi terdekat kelas fikmin, 1 Maret 2019.

    BalasHapus
  3. wah banyak ya training yang sudah pernah diikuti

    BalasHapus